Seni Musik

Seni Musik Tradisional Indonesia yang Mendunia

Kekayaan budaya Indonesia yang banyak pro jepang slot ragam yang dimiliki Indonesia, salah satunya adalah seni musik tradisional yang punya keunikan tersendiri. Meskipun punya karakteristik tradisional, tapi di dalam perkembangannya lebih dari satu tipe musik ini sudah cukup dikenal di mancanegara.

Bahkan kala ini, sudah tersedia grup-grup seni musik tradisional yang berasal dari luar negeri. Beberapa seni musik tradisional yang sudah terkenal dan mendunia adalah gamelan, angklung, kolintang, dan sasando.

Gamelan

Gamelan adalah seni musik orkestra asli Indonesia yang sudah amat digemari oleh masyarakat mancanegara. Gamelan yang paling terkenal adalah gamelan Jawa, tidak cuman gamelan jawa tersedia termasuk gamelan bali dan gamelan sunda. Perbedaanya terletak pada susunan lebih dari satu alat musik dan nada yang dimainkan.

Gamelan Jawa punya nada yang lebih lembut dan bertempo lebih lambat, berbeda bersama gamelan bali yang rancak dan gamelan sunda yang mendayu-dayu dan di dominasi nada suling. Perbedaan nada gamelan itu mengenai bersama pembawaan masyarakat atau area area kesenian gamelan itu berasal.

Seperangkat gamelan terdiri atas lebih dari satu alat music, diantaranya satu set alat musik serupa drum yang disebut kendang, rebab, celempung, gambang, gong dan seruling bambu. Komponen utama alat-alat musik gamelan adalah bambu, logam, dan kayu.

Angklung

Para murid Saung Angklung Udjo yang tengah mendemonstrasikan heleran atau arak-arakan kepada para wisatawan, Bandung,  Nabilla Ramadhian Para murid Saung Angklung Udjo yang tengah mendemonstrasikan heleran atau arak-arakan kepada para wisatawan, Bandung, Angklung adalah alat musik yang berasal dari Jawa Barat, terdiri atas dua tabung bamboo dan rangka bambu.

Alat musik angklung dipopulerkan oleh Daeng Soetigna pada kurang lebih tahun 1930-an. Angklung dibunyikan bersama langkah digetarkan atau dipukul. Keindahan nada angklung cuma mampu dinikmati jika angklung dimainkan secara bersama-sama.

Hal selanjutnya karena satu angklung cuma mampu memainkan satu nada agar butuh banyak angklung untuk memainkan sebuah lagu. Alat musik angklung adalah salah satu identitas budaya yang dimiliki bangsa Indonesia.

Seni angklung menanamkan rasa gotong-royong dan keharmonisan dan diinginkan mampu mempunyai perdamain di negeri kami tercinta. Angklung punya Prinsip 5M, yakni mudah, murah, mendidik, menarik, dan masal yang diterapkan oleh Daeng Soetigna.

Kolintang

Alat musik Kolintang Sulawesi Utaratribunmanadowiki.tribunnews.com Alat musik Kolintang Sulawesi Utara Kolintang adalah alat musik dari kayu lokal yang mudah tapi kuat, alat musik ini berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara, dan sudah dikenal sejak puluhan tahun silam.

Permainan musik kolintang bukanlah kesenian yang berwujud individual. Alat musik ini sedikitnya wajib dimainkan oleh enam orang. Kolintang biasa dimainkan untuk isi berbagai acara, seperti pesta pernikahan, penyambutan , peresmian, syukuran, keagamaan dan pada acara pertandingan olahraga.

Seiring bersama waktu, ternyata kolintang tidak cuma digemari di area asalnya saja, tapi termasuk area lain termasuk Jawa. Saat ini tidak sedikit grup musik yang sudah mementaskan seni musik kolintang di berbagai negara di dunia seperti Singapura, Australia, Belanda, Jerman, Amerika Serikat, dan Inggris.

Menurut hasil penelitian tim GWR (The Guinnes Book World Of Records) di London. Instrumen, melodi dan Irma pada kolintang dan music bambu tradisional Indonesia belum tersedia yang menyamai di dunia. Oleh maka dari itu GWR, mencatat kolintang dan alat musik bambu tradisional Indonesia sebagai seni tradisi yang mengagumkan dunia.

Sasando

Alat musik sasando dimainkan oleh Jeremiah August Pah seniman musik di Rote, Nusa Tenggara TimurWIKI COMMON/ Fakhri Anindita Alat musik sasando dimainkan oleh Jeremiah August Pah seniman musik di Rote, Nusa Tenggara Timur

Sasando adalah alat musik unik dari Pulau Rote. Perangkat musik yang terbuat dari bamboo dan daun lontar ini amat menyajikan wujud dan nada yang khas dan indah.

Sasando dibuat bersama bahan-bahan yang banyak terdapat di alam. Daun lontar dan bambu yang sebetulnya banyak tumbuh di pantai Nusa Tenggara Timur.

Penggunaan bahan-bahan alami adalah wujud pemanfaatan sumber energi alam yang bijaksana oleh masyarakat Pulau Rote. Sasando termasuk mencerminkan kesederhanaan dan keharmonisan hidup masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Alat music ini sudah menjadi langka di Pulau Rote dan cuma dimainkan oleh orang-orang tua. Namun demikian, alat music sasando banyak dikagumi oleh seniman-seniman dari mancanegara. Seni musik tradisional sasando termasuk mendapat penghargaan tertinggi di luar negeri.

Anda mungkin juga suka...