Uncategorized

Rugi GoTo Bengkak Jadi Rp 90,39 Triliun pada 2023, Ini Penyebabnya

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) membukukan kinerja banyak variasi sepanjang 2023. Hal ini bersamaan GoTo mencatat perkembangan pendapatan namun rugi membengkak.

Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (19/3/2024), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk mencatat pendapatan Rp 14,78 triliun pada 2023. Pendapatan berikut naik 30,27 % berasal dari periode 2022 sebesar Rp 11,34 triliun.

Perseroan membukukan rugi bersih Rp 90,39 triliun pada 2023. Rugi Perseroan naik 128,43 % berasal dari periode mirip th. sebelumnya Rp 39,57 triliun.

Mengutip keterangan formal mahjong slot Perseroan, rugi GoTo dipicu oleh pencatatan pembalikan nilai goodwill atau goodwill reversal senilai Rp 78,8 triliun pada 2023 berasal dari periode mirip th. sebelumnya Rp 11 triliun. Hal berikut sebagaimana diwajibkan oleh standar akuntansi keuangan yang berlaku, yang merupakan dampak berasal dari transaksi Tokopedia dan TikTok yang akibatkan hilangnya pengendalian GoTo pada Tokopedia merasa 1 Februari 2024.

“Rugi yang diakibatkan pembalikan nilai goodwilltersebut tidak berulang (non-recurring),nonkas, dan tidak berdampak kepada EBITDA yang sesuai maupun arus kas Perseroan,” tulis Perseroan.

Di sisi lain, Perseroan bisa menekan biaya dan beban sebesar 39,86 % menjadi Rp 25,06 triliun pada 2023 berasal dari periode mirip th. sebelumnya Rp 41,67 triliun.

Perseroan tekan beban penjualan dan pemasaran berasal dari Rp 14,08 triliun pada 2022 menjadi Rp 6,43 triliun. Beban lazim dan administrasi terpangkas menjadi Rp 5,64 triliun pada 2023 berasal dari periode mirip th. sebelumnya Rp 12,70 triliun.

Seiring beban usaha yang menyusut tersebut, GoTo pangkas rugi usaha 66,10 % menjadi Rp 10,27 triliun pada 2023 berasal dari periode mirip th. sebelumnya Rp 30,32 triliun.

Aset Perseroan

Seiring kinerja keuangan itu, GoTo mencatat rugi per saham basic dan dilusi naik menjadi Rp 85 pada 2023 berasal dari periode mirip th. sebelumnya Rp 39.

Ekuitas Perseroan turun menjadi Rp 35,72 triliun pada 2023 berasal dari periode mirip th. sebelumnya Rp 122,72 triliun. Liabilitas Perseroan naik menjadi Rp 18,37 triliun pada 2023 berasal dari 2022 sebesar Rp 16,49 triliiun. Aset Perseroan terpangkas menjadi Rp 54,09 triliun pada 2023 berasal dari posisi 2022 sebesar Rp 139,21 triliun. Kas dan setara kas Perseroan tercatat Rp 25,14 triliun pada 2023 berasal dari posisi 2022 sebesar Rp 29 triliun.

Pada penutupan perdagangan Selasa, 19 Maret 2024, saham GOTO melemah 1,37 % ke posisi Rp 72 per saham. Saham GOTO diakses naik satu poin ke posisi Rp 74 per saham. Saham GOTO berada di level tertinggi Rp 75 dan paling rendah Rp 70 per saham. Total frekuensi perdagangan 21.595 kali bersama dengan volume perdagangan 31.459.848 saham. Nilai transaksi Rp 227,5 miliar.

Anda mungkin juga suka...